“Inovasi MPP dilakukan antara lain penambahan sistem informasi tata ruang yang cepat dan akurat. Selain itu juga akan ada peta digital industri, pertanian dan pariwisata di tahun 2024,” terangnya.
Tim penilai juga melakukan pengamatan langsung di MPP Lopait Tuntang.
Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Semarang, Suratno melaporkan pada tahun 2020 realisasi investasi mencapai Rp4,3 triliun. Tahun berikutnya menurun karena pandemi Covid-19. Sedangkan tahun lalu kembali melonjak menjadi Rp4,6 triliun. Tahun ini dia optimis nilai investasi PMA maupun PMDN akan kembali meningkat.
“Saat ini ada lima investor besar yang sedang berproses untuk menanamkan modalnya,” ungkapnya. (dhi)
Halaman: 1 2
