Nguri-uri Budaya, Diskominfo Boyolali Gelar Festival Thek Thek 2023

“Dalam acara festival ini kita akan menggali sebetulnya potensi potensi musik bambu itu seperti apa kreasinya. Ada inovasi tidak terkait dengan ini. Dalam rangka bagaimana kita kan melestarikan musik yang terbuat dari bambu dan dari kayu khususnya kentongan,” ungkap Ribut.

Ada beberapa kategori yang akan menjadi bahan penilaian dewan juri. Antara lain kesesuaian tema, kreasi, kostum, kekompakan tim, dan pada tahun ini mengkhususkan musik dari bahan kayu dan dari bahan bambu,” jelasnya.

Festival ini melibatkan lima dewan juri untuk penilaian. Kelima dewan juri tersebut yakni Eko Wahyu dari dosen ISI Surakarta, Unik Cahyani dari Duta Seni Kabupaten Boyolali, Yosep Kustono dari Ketholeng Institute, Ki Fajar Surya Atmaja dari Dalang Remaja Boyolali dan Siti Lestari dari Diskominfo Kabupaten Boyolali.

Memperebutkan hadiah total Rp32 juta, Juara I akanmendapatkan hadiah sebesar Rp 10 juta, Juara II mendapatkan hadiah sebesar Rp7,5 juta, Juara III mendapatkan hadiah sebesar Rp 5 juta. Juara Harapan I mendapatkan hadiah sebesar Rp3,5 juta, Juara Harapan II mendapatkan hadiah sebesar Rp3 juta dan Juara Harapan III mendapatkan hadiah sebesar Rp2,5 juta. Selaiin itu, Juara Favorit akan mendapatkan hadiah sebesar Rp2 juta, Juara Favorit II mendapatkan hadiah sebesar Rp1,5 juta dan Juara Favorit III mendapatkan hadiah sebesar Rp1 juta. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *