Tekan Inflasi, Pempov Jateng Terus Gelontorkan Beras Cadangan di Daerah Miskin Ekstrem

“Evaluasi ini sangat penting, jadi harus ada langkah konkret, harus ada terobosan maupun inovasi untuk menjaga stabilitas inflasi ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwi Saputro, mengatakan, pada September 2023 tercatat ada enam kabupaten/ kota yang inflasinya tinggi. Capaian inflasi di enam daerah itu berada di atas inflasi nasional.

“Ini sudah warning, sudah red color. Ini disebabkan oleh inflasi beras,” beber dia.

Oleh karena itu, selain operasi pasar ia akan membuat terobosan membuat Toko TPID. Pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang, mendirikan Toko TPID di Pasar Kanjengan Semarang.

“Semoga ini bisa direplikasi di lima kabupaten/kota lain pencatat inflasi, yaitu Kudus, Tegal, Purwokerto, Cilacap, dan Solo,” jelasnya. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *