Germas Padamara, Bupati Tiwi Luncurkan Inovasi ‘Kuda Besi’ untuk Turunkan Stunting

Komitmen pelaksanaan ‘Kuda Besi’ ini ditandatangani oleh seluruh komponen, lintas sektoral pemangku kepentingan se-Kecamatan Padamara.

Usai penandatanganan ini Camat Padamara menggandeng lintas sektoral bekerja sama untuk guyub tidak hanya kunjungan rumah dan mendampingi tapi juga memberi nutrisi.

“Sumber dana yang digunakan tidak hanya dari pemerintah, kami juga menggandeng unsur swasta melalui CSR,” katanya.

BACA JUGA: Sukses Menurunkan Angka Stunting, Wapres Maruf Amin Serahkan Bantuan Rp6,2 Milyar ke Pemkab Purbalingga

Arum menyebutkan ada beberapa penyebab stunting yang terjadi di Kecamatan Padamara.

Pertama, masih kurangnya perilaku hidup sehat tercatat ada 621 keluarga belum memiliki jamban yang layak.

Kedua, masih tingginya angka 4-Terlalu, tercatat ada 382 ibu yang melahirkan di usia di atas 35 tahun dan 357 ibu melahirkan anak terlalu banyak.

Ketiga, masih ada 99 balita yang kekurangan nutrisi.

BACA JUGA: Tekan Stunting, Bupati Tiwi Gencarkan Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng

Kepala Puskesmas Padamara, Subagyo mengungkapkan Kasus kematian ibu berhasil dinihilkan akan tetapi kematian bayi masih 8 kasus di tahun 2023 ini.

“Kasus stunting masih ada 58 anak, kami berusaha dengan PMT (pemberian makanan tambahan) lokal selama 90 hari dan juga dari pemerintah desa masing-masing,” katanya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *