Pengerjaan ini dilakukan di awal agar lekas selesai untuk kemudian mengerjakan terkait logistik yang lain. Pada perakitan juga dilakukan sortir kotak suara, jika ada yang rusak.
“Kotak suara yang rusak akan dimintakan pada KPU RI untuk mendapat gantinya,” katanya.
Ia mengatakan, target pengerjaan perakitan lima hari, dengan asumsi tiap hari bisa menyelesaikan sekitar 3000 kotak suara.
Henry menambahkan, pihaknya telah memeriksa keamanan gudang logistik sebelum digunakan. Ada sejumlah perbaikan kecil dilakukan, seperti kebocoran karena paku kendor, dan kini telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
“Di gudang juga tersedia alat pemadam kebakaran ringan (APAR), selain CCTV yang terkoneksi dengan kantor KPU dan penjagaan 24 jam,” imbuhnya.
