Peserta kirab melakukan prosesi Gelar Budaya Nyadran Kali di Desa Wisata Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu 7 Januari 2024. Tradisi Nyadran Kali yang telah berlangsung secara turun temurun tersebut sebagai bentuk ucapan rasa syukur warga kepada Tuhan YME atas limpahan sumber mata air serta hasil bumi di desa tersebut, sekaligus upaya promosi wisata pelestarian budaya dan tradisi setempat. Foto: Cakram.net/Ahmad Samsudin
Peserta kirab melakukan prosesi Gelar Budaya Nyadran Kali di Desa Wisata Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu 7 Januari 2024. Tradisi Nyadran Kali yang telah berlangsung secara turun temurun tersebut sebagai bentuk ucapan rasa syukur warga kepada Tuhan YME atas limpahan sumber mata air serta hasil bumi di desa tersebut, sekaligus upaya promosi wisata pelestarian budaya dan tradisi setempat. Foto: Cakram.net/Ahmad Samsudin
Peserta kirab melakukan prosesi Gelar Budaya Nyadran Kali di Desa Wisata Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu 7 Januari 2024. Tradisi Nyadran Kali yang telah berlangsung secara turun temurun tersebut sebagai bentuk ucapan rasa syukur warga kepada Tuhan YME atas limpahan sumber mata air serta hasil bumi di desa tersebut, sekaligus upaya promosi wisata pelestarian budaya dan tradisi setempat. Foto: Cakram.net/Ahmad Samsudin
Peserta kirab melakukan prosesi Gelar Budaya Nyadran Kali di Desa Wisata Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu 7 Januari 2024. Tradisi Nyadran Kali yang telah berlangsung secara turun temurun tersebut sebagai bentuk ucapan rasa syukur warga kepada Tuhan YME atas limpahan sumber mata air serta hasil bumi di desa tersebut, sekaligus upaya promosi wisata pelestarian budaya dan tradisi setempat. Foto: Cakram.net/Ahmad Samsudin
Peserta kirab melakukan prosesi Gelar Budaya Nyadran Kali di Desa Wisata Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu 7 Januari 2024. Tradisi Nyadran Kali yang telah berlangsung secara turun temurun tersebut sebagai bentuk ucapan rasa syukur warga kepada Tuhan YME atas limpahan sumber mata air serta hasil bumi di desa tersebut, sekaligus upaya promosi wisata pelestarian budaya dan tradisi setempat. Foto: Cakram.net/Ahmad Samsudin