Pemkot Yogyakarta Beri Apresiasi Fasyankes dengan Capaian KB Terbaik

Ia mengatakan, program KB tidak hanya berkaitan dengan pengendalian penduduk, tapi juga peningkatan kualitas hidup dan pembangunan sumber daya manusia.

Menurut Yunianto, dengan mengikuti program KB dapat menciptakan keluarga sehat, bahagia dan berkualitas, dengan merencanakan jumlah anak sesuai kemampuan.

Kepala Bidang Keluarga Berencana Dan Pembangunan Keluarga (KBPK) DP3AP2KB Kota Yogyakarta, Herristanti menjelaskan KB merupakan program strategis untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dan bagian dari percepatan penanganan stunting. Sasarannya adalah Pasangan Usia Subur yang termasuk di dalamnya adalah calon pengantin, ibu hamil, dan ibu yang memiliki balita, agar bersama pasangannya dapat merencanakan jumlah anak dan jarak kehamilan yang sehat dan tepat.

“Untuk peserta KB di Kota Yogyakarta selama dua tahun ini terus meningkat. Kedepannya kita akan terus mendorong fasyankes untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan melakukan pendekatan yang lebih intens kepada sasaran,” terangnya.

Herristanti mengungkapkan peserta KB aktif tahun 2023 sebesar 63,14 persen dari 39.078 PUS di Kota Yogyakarta dengan capaian metode IUD sebanyak 7644 peserta, suntik sebanyak 7497 peserta, kemudian kondom 5646 peserta, metode operasi wanita (MOW) sebanyak 1453 peserta serta 1311 peserta KB pil dan 809 peserta KB implan.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *