Pemkot Yogyakarta Tambah 8 Satuan Pendidikan Aman Bencana  

“Kami masih selesaikan Kampung Tangguh Bencana. Sementara sekolah yang belum SPAB kami akan beri jalur evakuasi dulu,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Tim Kerja Data Informasi Komunikasi Kebencanaan BPBD Kota Yogyakarta Darmanto, menegaskan tujuan pembentukan SPAB untuk membangun  kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana serta budaya siaga, aman dan pengurangan risiko bencana di lingkungan sekolah. Termasuk membangun ketahanan dalam menghadapi bencana oleh warga sekolah secara terencana, terpadu dan terkoordinasi dengan pemanfaatan sumber daya ada untuk memberikan perlindungan dari ancaman dan dampak bencana

“Kewenangan BPBD memberikan pelatihan baik secara teori sampai  simulasi (bencana) di lapangan. Pendampingan SPAB akan dimulai Juli,” papar Darmanto saat dikonfirmasi, Kamis 15 Februari 2024.

Ia menjelaskan komponen dalam pembentukan SPAB antara lain terkait manajemen dasar dalam menghadapi bencana, mitigasi bencana dan jalur evakuasi. Dalam forum sosialisasi awal yang mengundang sekolah, BPBD Kota Yogyakarta menyampaikan terkait teknis dan pelaksanaan SPAB serta menggali informasi awal dari sekolah terkait potensi kerawanan serta potensi mitigasi.

“Sebelum SPAB dimulai, BPBD akan melaksanakan kunjungan lapangan untuk memetakan kondisi situasi sekolah,” tambahnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *