Ia menambahkan, kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 27 April 2024 dengan kuota 200 orang yang didalamnya terdiri dari ibu hamil beserta suami 53 pasang, remaja satu orang, calon pengantin dua pasang, pasangan usia subur (pus) dua orang, serta ibu baduta tiga orang.
Atik mengungkapkan, upacara yang akan digelar nantinya sesuai dengan adat istiadat upacara Mitoni.
Dimana dalam upacara tersebut terdapat perlengkapan seperti siraman, sajen, menggunakan baju adat jawa lengkap, uborampe, serta dekorasi yang menunjang khidmatnya upacara Mitoni tersebut.
Tak hanya itu, nantinya juga akan ada konsultasi gizi gratis dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dan stand Gender Corner dari DP3AP2KB Kota Yogyakarta.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Komunikasi Informasi dan Edukasi BKKBN Pusat Soetriningsih sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh TP PKK Kota Yogyakarta yang bekerjasama dengan BKKBN DIY.
Ia berharap, prosesi mitoni ini tidak hanya melestarikan budaya tetapi juga penyampaian sosialisasi dan edukasi di dalam penjelasan acara dapat diresapi dan diterapkan di kemudian hari.
“Terima kasih TP PKK Kota Yogyakarta yang mau melestarikan budaya mitoni yang juga sebagai bentuk percepatan penurunan stunting. Semoga dapat bermanfaat bagi ibu-ibu yang hamil, calon pengantin, ataupun remaja yang akan hadir,” katanya.
