Dalam upaya membantu warga Jateng yang tengah merantau di Jabodetabek dan bekerja di sektor informal, imbuh Nana, Jawa Tengah menyiapkan program mudik dan balik rantau gratis pada 6-15 April 2024, dengan kapasitas mudik 7.680 orang, dan balik rantau 6.160 orang.
Sementara, kesiapan bidang infrastruktur, secara umum jalan dalam kondisi baik. Pada jalan nasional di Provinsi Jateng dan DIY sepanjang 1.887,29 kilometer, dipetakan terdapat 68 titik rawan kemacetan di Jawa Tengah. Termasuk, jalan yang kemarin terendam banjir di wilayah Demak dan Kudus, saat ini telah bisa dilalui.
“Untuk jalur pantura, yang kemarin tergenang air dari Demak ke Kudus, saat ini sudah surut, dan jalan tersebut sudah diperbaiki. Saatnya nanti para pemudik akan mudik, ini sudah bisa dipergunakan,” terangnya.
Nana menuturkan, kesiapan Pemprov Jateng bersama instansi terkait, seperti Bulog, Pertamina, dan PLN, menjamin ketersediaan pangan maupun energi, termasuk masalah BBM, dan listrik selama masa Lebaran.
“Kita akan siaga 24 jam, untuk menjaga terkait masalah distribusi atau pasokan bahan-bahan pangan. Jadi kami menjamin masalah pangan sampai selesainya Idulfitri,” ujarnya.
Terkait cuaca ekstrem, Nana menyatakan, dari prakiraan BMKG, sampai April ini curah hujan masih cukup tinggi. Penprov bersama kabupaten/ kota, telah menyiapkan petugas untuk menjaga kemungkinan adanya banjir dan longsor. Termasuk, melakukan kerja sama dengan TNI dan Polri.
Disinggung soal balon udara yang biasanya ramai saat Lebaran, Nana menyatakan, ada dua daerah yakni di Pekalongan dan Wonosobo, yang sering melakukan Festival Balon Udara.
“Sebenarnya ini sangat membahayakan, khususnya bagi penerbangan di wilayah kita. Kami sudah menghubungi bupati Wonosobo dan Pekalongan untuk menertibkan, bahkan tidak ada lagi pesta festival balon tersebut. Ini berlaku di seluruh Jateng,” tegasnya.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan personel kepolisian yang tersebar di 35 kota dan kabupaten serta pos polisi, selama masa arus mudik Lebaran 2024. (*)
