Kata Prabowo, pola perawatan organik mulai dilakukan akhir 2020 dengan prinsip dasar mengolah limbah tanaman untuk tanaman. Selain penyemprotan pupuk organik cair, juga diterapkan manajemen filter sumber air lokal ke kolam ikan, Hal itu untuk menetralisir pestisida, maupun zat kimia lain dari luar. Sedangkan limbah tanaman seperti daun, dan lainnya dikelola menjadi unsur hara dikembalikan ke tanah.
Prabowo menceritakan, hasil panen kelengkeng dari masing masing pohon rata rata menghasilkan hingga 60-70kg buah yang dijual pada kisaran harga Rp60.000/kg.
Permintaan kelengkeng organik, menurut Prabowo juga sangat tinggi bahkan dirinya kekurangan stok untuk memenuhi permintaan dari berbagai daerah.
“Pangsa pasar bagus orang selalu tertarik. Pasaran umum ke Jakarta masih kekurangan,†jelas pria berusia 46 tahun yang juga akrab disapa Boby klengkeng ini.
Dedikasi terhadap pertanian organik Prabowo juga mendapat dukungan dari istrinya, Endang Tri Purwani. Kekompakan keduanya membuahkan hasil dengan sejumlah penghargaan nasional, salah satunya dari Hijrah Preneur Competition 2021 di Jakarta.
