26 Tim Damkar Adu Skill di Klaten Fire Safety Challenge 2024

Ia menjelaskan, dalam lomba ini masing-masing tim tidak hanya dituntut cepat dalam menangani kebakaran. Namun juga dituntut ketepatan penanganan kebakaran, mulai dari metode, teknik, hingga kerja sama tim yang baik pada saat melakukan pemadaman.

“Faktor penilaian kompetisi ini antara lain kecepatan penanganan, kecepatan mengevakuasi korban, serta kecepatan dalam pemadaman kebakaran. Kompetisi ini kaitannya dengan waktu penangana kebakaran maksimasl 10 menit, jika lebih dari 10 menit belum padam pasti nantinya akan terjadi kebakaran yang luar biasa,” ungkapnya.

Kegiatan ini sekaligus untuk mengevaluasi kemampuan dan kesiapan tim penanganan kebakaran di masing-masing instansi yang terlibat. Joko berharap melalui kegiatan ini semakin meningkatkan kesadaran untuk membentuk tim penanganan kebakaran di masing-masing instansi, termasuk kesiapan fasilitas pemadam kebakaran.

“Sehingga mempercepat penanganan saat terjadi bencana kebakaran,” katanya.

Lomba tersebut diapresiasi Bupati Klaten, Sri Mulyani yang membuka Klaten Fire Safety Challenge 2024. Ia berharap setiap tim bukan hanya berorientasi untuk memenangkan lomba, namun juga dapat mengambil pengalaman dalam kompetisi pemadam api tersebut.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *