Harga ‘Ngepruk’ Bisa Berdampak bagi Pedagang Lain

Sehingga warga luar kota/ luar daerah yang melancong atau mampir ke Kabupaten Semarang akan kapok makan atau berbelanja, karena harganya ‘ngepruk’ alias tidak wajar.

Hal ini tentu akan membuat tidak nyaman untuk semuanya. “Siapa pun yang akan makan atau atau menikmati kuliner di alaun- alun lama Ungaran dan sekitarnya menjadi khawatir harganya mahal,” jelasnya.

Sebaliknya, lanjut Ngesti, para pedagang dan UMKM kuliner yang ada di kawasan alun- alun lama Ungaran juga bisa terkena dampaknya, kalau kawasan kuliner tersebut kemudian sepi dan banyak yang enggan berkunjung.

Oleh karena itu, bupati akan meminta Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang untuk memberikan pemahaman serta pembinaan.

Sehingga masalah harga ngepruk ini tidak menjadi persoalan yang berkepanjangan dan jangan terjadi lagi di kemudian hari. Terlebih di Kabupaten Semarang juga banyak pusat kuliner yang selama ini juga menjadi salah satu daya tarik orang untuk berkunjung.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *