Desa Asinan Dorong Lomba Sampan Tradisional Jadi Agenda Wisata Tahunan

Karena memang lokasi penyelenggaraan lomba- lomba ini berdekatan dengan jalur kereta wisata Ambarawa- Tuntang. “Keselamatan penonton pun juga kami kedepankan dalam kegiatan ini,” katanya.

Tentunya, masih ungkap Turchamun, dengan konsep maupun kemasan penyelenggaraan yang lebih baik dan lebih menarik lagi. Sehingga lomba sampan tradisional ini mampu menyedot wisatawan untuk datang menyaksikan setiap agenda tahunan ini digelar.

Untuk itu, ia berharap apa yang sudah digagas oleh Pemdes Asinan ini bisa ditangkap oleh Pemkab Semarang. “Dalam hal ini Dinas Pariwisata agar mendukung upaya untuk meningkatkan  penyelenggaraan di tahun- tahun ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu penonton Andi (42) menyampaikan, kegiatan ini sangat menarik jika bisa dikembangkan dan dikemas menjadi sebuah event yang dapat mendatangkan para wisatawan.

Sehingga Kabupaten Semarang dan masyarakat di Sumurup yang ada di sekitar danau Rawapening, memiliki agenda tahunan yang semakin meriah, khususnya lomba sampan tradisional.

“Sehingga nantinya tidak hanya masyarakat di pesisir saja yang memiliki agenda lomba sampan atau perahu, di danau Rawapening pun juga akan memiliki agenda serupa yang mampu menarik wisatawan,” jelasnya. (bow)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *