“Oleh karena itu penting bagi kita semua untuk berfikir secara visioner dan jangka panjang. Kebudayaan yang kita wariskan hari ini harus menjadi kebudayaan yang relevan, berkelanjutan, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Dalam acara ini juga mengundang Sekda Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya sebagai narasumber. Pada kesempatan tersebut Aman menyampaikan terkait isu-isu strategis kebudayaan yang menjadi perhatian Pemkot Yogyakarta.
Menurutnya, ada tiga hal utama yang menjadi isu strategis perihal kebudayaan di Kota Yogyakarta, yaitu tata ruang, pembangunan manusia, dan pembangunan ekonomi, yang ketiganya saling berkaitan khususnya dari sudut pandang keistimewaan.
“Contohnya branding kawasan Kotabaru yang telah dimulai sejak tahun 2023, dengan mengedepankan aspek tata ruang kawasan cagar budaya, dapat berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat juga kualitas sumber daya manusia di sekitarnya, melalui berbagai even budaya dan pariwisata,” ujarnya.
Pihaknya pun berkomitmen akan terus melakukan pelestarian kebudayaan yang ada di Kota Yogyakarta. Salah satunya dengan menggelar berbagai event kebudayaan yang berbasis wilayah.
