RSUD Moewardi Berhasil Transplantasi Ginjal 9 Kali, Tumbuhkan Kepercayaan Masyarakat

Dia menambahkan, kondisi terakhir pendonor dan resipien telah membaik dan stabil. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan fungsi ginjal yang saat ini masih berada dalam pengawasan ketat, sudah berangsur membaik.

“Resipien telah kami rawat secara intensif, dan saat ini pasien telah masuk ke dalam ruang perawatan biasa, namun dengan protokol khusus yang diperuntukkan bagi pasien transplantasi, guna meminimalkan infeksi yang mungkin terjadi setelah operasi,” beber Agung.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Dr Moewardi, dr Heri Dwi Purnomo mengatakan, pelayanan transplantasi ginjal itu merupakan wujud dari transformasi kesehatan pilar pelayanan rujukan. Operasi ginjal masuk dalam pelayanan penyakit prioritas, selain kanker, jantung, dan stroke.

“Upaya transplantasi ginjal ini merupakan upaya yang dilakukan di hilir, dengan maksud menekan biaya yang akan dikeluarkan bagi pasien gagal ginjal kronik, yang akan menjalani cuci darah secara rutin. Hal ini akan memberikan manfaat dan kendali biaya yang jauh lebih besar,” ujarnya, Jumat 29 November 2024.

Heri menambahkan, keberhasilan tersebut diharapkan menumbuhkan optimisme dan kepercayaan di masyarakat, terhadap RSUD dr Moewardi. Menurutnya, kualitas rumah sakit daerah tidak kalah bersaing dengan rumah sakit nasional lain, bahkan rumah sakit internasional. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *