“Event ini sebagai bagian sport tourism. Kalau tahun kemarin ke pantai, sekarang pemandangannya ke sawah-sawah. Harapannya, nanti peserta ini menularkan kepada teman-temannya dan saudaranya,” ujar dia.
Terkait sport tourism di Jawa Tengah, menurut Sumarno, sepanjang 2024 mulai banyak diselenggarakan di berbagai daerah. Dari Pemprov Jateng menginisiasi 14 event sport tourism, yang dikemas dalam Sport-Tourism Event (Specta) Jateng.
Menurut Sumarno, potensi sport tourism di Kabupaten Kebumen juga masih ada, salah satunya adalah Geopark di Karangsambung dan Karangbolong. Apalagi, Geopark Karangsambung baru saja mendapatkan pengakuan dari UNESCO untuk Geopark Global.
“Sebenarnya event Kebumen Half Maraton tahun ini saya usulkan jadi trail run di Geopark, semoga tahun depan terealisasi di Karangbolong. Kalau Karangsambung bisa untuk event sepeda,” katanya.
Pada acara Kebumen Half Marathon 2024, di antara ribuan peserta tersebut terdapat runner yang berlari dengan atribut khusus dan kostum unik. Pertama, Susilo Hambeg Poromarto yang berlari dengan membawa bendera merah putih ukuran besar. Kedua, ada Yan Once yang lari dengan memakai pakaian samurai Oda Nobunaga.
