Efisiensi Anggaran untuk Dukung MBG, Pemkab Semarang Batasi Penggunaan AC dan Listrik

“Program kegiatan yang diefisiensikan antara lain ATK (alat tulis kantor), perjalanan dinas, FGD (forum group discussion), seminar, sewa gedung, makan minum rapat. Kita coba inventarisir. Semoga bisa kita efisiensikan untuk menutup anggaran yang sudah ditandai dari pusat sebesar Rp38 miliar,” bebernya.

Djarot menyampaikan, untuk penyelenggaraan rapat rencananya akan dilaksakan secara zoom seperti saat pandemi Covid-19. Baik rapat antar organisasi perangkat daerah (OPD), maupun dengan kecamatan dan desa.

“Dengan zoom belanjanya bisa ditekan, antara lain sewa tempat, makan minum. Kami sudah memerintahkan Diskominfo untuk memfasilitasi penyelenggaraan rapat antar OPD maupun kecamatan dan desa supaya dilaksanakan secara zoom,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Sekda, Pemkab Semarang juga akan membatasi penggunaaan AC dan listrik di kantor-kantor.

“Pak bupati sudah berencana untuk pemakaian AC, listrik lebih diefisiensikan. Penggunaan bolam lampu akan diganti dengan model LED, sehingga biaya bulanan pemakaian listrik bisa ditekan,” katanya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *