“Kalau harga bawang merah tinggi, hasil (panen) di Brebes digeser (daerah lain). Cabai juga geser, tinggal koordinasi kebutuhan logistiknya kita. Saya yakin dinas kita bisa intervensi ke sana, sehingga bisa pemerataan,” kata dia.
Menurutnya, dengan pemerataan kebutuhan pangan itu, deviasi harga bahan pokok antarwilayah bisa diintervensi langsung. Dengan begitu, inflasi akan mudah dikendalikan.
“Kita harus bisa, selama ini kan itu jadi kendalanya,” kata dia.
Terkhusus adanya gejolak kenaikan harga untuk sejumlah komoditas saat ini, kata Luthfi, ada sejumlah faktor yang memengaruhi. Di antaranya bertambah konsumsi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pada pekan ketiga Maret 2025, harga cabai rawit merah di Provinsi Jawa Tengah tembus Rp 85 ribu.
