Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Semarang, Suud, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari pentasyarufan dana zakat untuk bidang kesehatan.
“Ini adalah wujud konkret dari program Kabupaten Semarang Sehat. Kami berharap ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita dan memberi semangat baru dalam menjalani hidup,” katanya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Semarang, Khadzik Faisol, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong peningkatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
“Hingga triwulan pertama 2025, dari target Rp7,8 miliar, baru terkumpul sekitar Rp1,4 miliar atau 18 persen. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang sudah memenuhi syarat sebagai muzakki, agar menunaikan kewajibannya,” tegasnya.(sm)
