Buruh Gendong Pasar Beringharjo Dapatkan Sejumlah Fasilitas Gratis di Pasar

“Supaya tidak rancu kami buatkan kartu masing-masing satu untuk jasa gendong. Kemudian di lokasi fasilitas kamar mandi dan toilet juga kami tempel penanda ataupun stiker bertuliskan, khusus jasa gendong gratis. Dengan adanya hal ini tentu tujuannya untuk membantu teman-teman jasa gedong sebagai salah satu komunitas di Pasar Beringharjo,” terangnya.

Ia menyampaikan, keberadaan buruh gendong juga telah diakui dalam Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2022 tentang Pasar Rakyat. Dalam perda itu, buruh gendong disebut sebagai salah satu entitas ekonomi di pasar rakyat yang berhak mendapat perlindungan dan pemberdayaan.

Sementara itu, salah satu buruh gendong, Sutinah (53) mengatakan, ada 201 Kartu Gratis Toilet yang didapatkan untuk kemudian dibagikan ke rekannya yang lain. Perempuan asal Kulon Progo ini sudah menawarkan jasanya di Pasar Beringharjo selama lebih kurang 15 tahun.

“Alhamdulillah ya dengan Kartu Gratis Toilet ini bisa mengurangi pengeluaran. Misalnya pagi-pagi baru datang itu biasanya sudah ingin ke toilet, nanti siang juga butuh lagi. Kalau Rp 2.000 untuk sekali ke toilet saja ya berat, kalau digratiskan ini nanti bisa untuk ongkos pulang atau makan,” katanya.

Akses gratis ke toilet, lanjut Sutinah, merupakan aspirasi buruh gendong yang diperjuangkan sudah sejak lama. Beberapa buruh gendong terkadang masih diminta membayar saat menggunakan toilet. Dengan adanya kartu tersebut jadi makin jelas, supaya kalau ke toilet tidak lagi diminta untuk membayar. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *