YOGYAKARTA, Cakram.net – Lebih dari seratus pemuda lintas etnis meramaikan Parade Seni dan Budaya Nusantara dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila di depan Monumen SO 1 Maret pada Minggu 1 Juni 2025.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan, parade tersebut menjadi salah satu bentuk semangat Yogyakarta sebagai Kota Pelajar dan multietnis dalam merayakan kebhinekaan.
“Ini spirit untuk kebhinekaan dan keberagaman yang disatukan, kita ekspresikan pada malam hari ini. Ada tradisi seni dari berbagai etnis kita tampilkan, sebagai bentuk dari persatuan, toleransi dan kebersamaan,” terangnya, dilansir dari warta.jogjakota.go.id, Senin 2 Juni 2025.
Menurutnya toleransi di Yogyakarta harus terus semakin diperkuat, agar tercipta kerukunan antar etnis. Termasuk untuk mewujudkan Yogyakarta sebagai pusat rujukan maupun acuan di Indonesia.
“Apapun yang dipantik di Yogyakarta, ketika terjadi gesekan sedikit saja gaungnya akan mempengaruhi seluruh Indonesia. Sehingga kita harus jaga betul dan mempertahankan kebersamaan dalam keberagaman. Sehingga harapannya kita bisa jadi center of excellence dan center of referral untuk daerah lain,” imbuhnya.
