YOGYAKARTA, Cakram.net – Kota Yogyakarta sebagai Kota Pariwisata ini juga menyimpan potensi risiko kebencanaan yang tinggi. Salah satunya bencana yang sering terjadi adalah seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, banjir, dan kebakaran permukiman.
Untuk itu, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mendorong penguatan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, salah satunya melalui pembentukan dan penguatan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, saat membuka Workshop FPRB bertajuk ‘Sinergi Dunia Usaha Menuju Jogja Tangguh Bencana’ yang diselenggarakan di Hotel Alana Malioboro, Yogyakarta, Senin 21 Juli 2025.
Dalam sambutannya, Wawan menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak, terutama dunia usaha, dalam upaya pengurangan risiko bencana.
“Jogja ini istimewa, tetapi juga merupakan kota yang rawan bencana. Oleh karena itu, pengurangan risiko bencana harus dilakukan secara menyeluruh dan terstruktur. Kami mendorong keterlibatan para pengusaha agar memiliki pemahaman dan kesiapan menghadapi potensi bencana sedini mungkin,” ujarnya, dilansir dari warta.jogjakota.go.id.
