Pertama di Jateng, Boyolali Bangun Rumah Aspirasi Tunanetra Indonesia

Pencetus dan Pimpinan Rumah Aspirasi Tunanetra Indonesia, Setiyono menyampaikan tujuan dibangunnya tempat ini untuk menampung aspirasi para tunanetra di wilayah Boyolali pada khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya. Rumah Aspirasi Tunanetra Indonesia juga akan dijadikan tempat belajar Alquran, karena baru 20 persen tunanetra di Indonesia yang bisa membaca Alquran.

“Dengan berdirinya Rumah Aspirasi Tunanetra Indonesia ini kami berharap saudara-saudara kami yang ada di wilayah Boyolali, Soloraya dan Jawa Tengah bisa untuk datang di rumah aspirasi ini untuk bisa belajar Alquran dengan braile,” ujarnya.

Sementara itu, Wabup Boyolali mengungkapkan rasa bangganya dan terharu atas pembangunan tempat tersebut. “Semoga rumah aspirasi tunanetra ini bisa memberikan manfaat, jadi ruang untuk menyampaikan aspirasi, mengembangkan potensi dan tentunya mencarikan solusi untuk permasalahan tunanetra yang ada di wilayah Kabupaten Boyolali.” ungkapnya.

Acara peletakan batu pertama diisi Hadrah Ngaji Budaya Sambang Sambung Leluhur oleh Mbah Mimin, pengasuh Nyai Kawung Boyolali dan Pengajian Kebangsaan Cinta Agama dan Tanah Air, Mahalul Qiyam, serta ditutup doa majelis oleh Kiai Haji Yusuf Chudlori Pengasuh PP API Tegalrejo Magelang. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *