Tekan Pengangguran Lulusan SMK, Pemkot Yogyakarta Optimalkan Forum Bursa Kerja Khusus

Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta juga meningkatkan penyuluhan bimbingan jabatan pada lulusan SMK. Termasuk mengundang narasumber ada motivator, perusahaan dan sebagainya.

“Sasarannya anak-anak SMK untuk menyiapkan bagaimana nanti mereka akan bekerja. Lalu seperti apa itu nanti dari teman-teman  pengantar kerja. Kami coba sambungkan dengan dunia usaha dan industri,” terangnya.

Berbagai program strategis juga dijalankan, seperti penempatan tenaga kerja melalui skema Angkatan Kerja Lokal Antar Daerah (AKAD), dan Antar Negara (AKAN). Selain itu, program pemberdayaan seperti tenaga kerja mandiri (TKM), padat karya Infrastruktur, dan pelatihan berbasis kompetensi .

Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta juga menyediakan layanan bursa kerja online  melalui menu informasi lowongan kerja di website maupun di Jogja Smart Service.  Di samping itu  aplikasi SIAP Kerja milik Kementerian Ketenagakerjaan.

Sementara itu Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo mengajak perguruan tinggi untuk memanfaatkan data-data yang dimiliki Pemkot Yogyakarta untuk riset. Dicontohkan data pengangguran.

Menurutnya data kalau tidak dibangkitkan dan diurai satu persatu hanya tinggal data. Namun dengan melibatkan perguruan tinggi  data pengangguran bisa dihidupkan dan dicari solusi sebagai bahan riset bagi perguruan tinggi.

“Saya yakin bersama perguruan tinggi data itu kita hidupkan dan menjadi solusi,” ujar Hasto saat seminar nasional di UAD belum lama ini. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *