Atasi Krisis Sampah, Pemkot Magelang Libatkan Pemuda

“Saya percaya, solusi kreatif yang mampu mengubah wajah pengelolaan sampah justru akan lahir dari pemuda,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, Mahmud Yunus, menjelaskan sekolah Sampah adalah program yang bertujuan untuk melibatkan pemuda sejak usia dini, mulai dari SD hingga SMA, dalam upaya pengelolaan sampah.

Para peserta, yang terdiri dari anggota Karang Taruna dan pelajar SMP, dilatih untuk memilah sampah dan menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan sampah di berbagai lingkungan, termasuk sekolah, rumah, dan lingkungan sekitar.

“Pelatihan Sekolah Sampah diadakan setidaknya empat kali dalam setahun, dengan peserta yang berbeda setiap triwulan,” katanya.

Lokasi pelatihan dipilih langsung ke kelurahan-kelurahan agar peserta dapat melihat langsung manfaat dari pengelolaan sampah, seperti yang telah dilakukan di Jambon Gesikan dan Wates.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *