Materi pelatihan meliputi motivasi, pembuatan biopori, pengolahan sampah menjadi magot, dan budidaya ternak dengan pakan magot. Fasilitator pelatihan berasal dari DLH, sehingga tidak memerlukan tenaga ahli dari luar.
Para peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelatihan di sekolah dan lingkungan masing-masing. Saat ini, Kota Magelang sudah memiliki lebih dari 100 unit dari target 192 unit. (rls)
