“Bisa dapat modal lagi untuk tanam ke depanlah, karena tumpangsari ini,” jelas Mugiyo optimis.
Wilayah di lereng Gunung Sumbing ini memang terkenal menjadi negeri sayur yang dijuluki Nepal Van Java. Dari lokasi berhawa sejuk ini berbagai jenis sayuran yang dihasilkan kemudian dijual ke berbagai daerah.
Salah satu pedagang sayuran asal Kaliangkrik, Abdul Soim saat ditemui menuturkan, tidak stabilnya harga sayur di wilayahnya memang akibat kondisi cuaca ekstrem sejak awal tanam hingga memasuki masa panen.
Selain itu, imbuhnya, harga rendah juga dipengaruhi tingkat pembelian di pasar yang lesu seiring proses panen yang bersama dengan daerah lain saat itu. “Sayuran ini dijual ke Pasar Muntilan, Itu nanti dibawa ke kota lain oleh pedagang juga,” jelas Soim.
Dengan kondisi cuaca saat ini, Soim memperkirakan harga sayuran akan mengalami kenaikan lantaran hasil panenan mulai berkurang. Selain faktor cuaca yang mulai bersahabat, para petani di beberapa wilayah juga baru mengawali masa tanam.
