Disampaikan, berdasarkan data, Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi penghasil tebu terbesar ketiga setelah Jatim dan Lampung. Luas areal tebu pada 2024 adalah 58.633,39 hektare, dengan hasil produksi tebu sebesar 3.718.519,02 ton, dan gula kristal putih sebesar 258.776,845 ton.
Komoditas lain yang menjadi unggulan sektor perkebunan Jawa Tengah adalah kopi dan kelapa. Luas areal kopi di Jateng mencapai 47.714,53 hektare dengan produksi 26.507,79 ton. Perkebunan kopi tersebar di 28 kabupaten/ kota dengan jenis kopi robusta dan arabika. Beberapa kabupaten juga telah ditetapkan sebagai kawasan kopi nasional, yaitu Kabupaten Temanggung, Wonosobo, Semarang, Magelang, dan Jepara.
Sementara, untuk kelapa, Jawa Tengah masuk dalam 10 besar provinsi dengan produksi kelapa tertinggi nasional. Data produksi pada 2024 adalah 161.233 ton, dengan luas areal seluas 200.863 hektare.
“Produksi tahun 2024 dari tiga komoditas itu 100 persen, bahkan lebih. Dari potensi itulah, maka Kementan melihat Jateng bisa meningkatkan lebih tinggi lagi, karena kita support nasional. Selalu semua komoditas itu Jateng bagian dari kontributor besar nasional,” jelasnya. (*)
