Jamin Keamanan Daging Kurban, Pemkot Yogyakarta Sebar 265 Petugas Pemantau

YOGYAKARTA, Cakram.net – Pemerintah Kota Yogyakarta memastikan kesehatan hewan kurban untuk Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau tahun 2026. Baik di tingkat peternak, penjual, sebelum disembelih sampai setelah disembelih dipastikan sehat dan aman untuk dikonsumsi masyarakat. Untuk itu Pemkot Yogyakarta akan menerjunkan ratusan petugas pemeriksaan dan pemantauan hewan kurban.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sukidi mengatakan  sesuai ketentuan penyembelihan hewan yang dagingnya diedarkan harus dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH). Kecuali untuk hari besar keagamaan, upacara adat dan pemotongan darurat. Boleh dilakukan di luar RPH dengan pengawasan yang ketat. Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta akan melakukan pemeriksaan dan pemantauan di RPH dan di luar RPH.

“Jadi pemotongan hewan untuk Idul Kurban itu ada di dua tempat, yaitu di RPH dan tempat pemotongan di luar RPH. Dan semuanya mendapatkan pengawasan yang ketat dari kami, petugas-petugas yang kami tunjuk,” kata Sukidi, dilansir dari laman resmi Pemkot Yogyakarta,  Rabuu 13 Mei 2026.

Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta mencatat pada tahun 2025 ada 610 titik pemotongan hewan kurban dengan 2.477 sapi dan 5.776 kambing dan domba. Sedangkan pada tahun 2026 diprediksi berkurang menjadi sekitar 570 titik pemotongan hewan kurban dengan 2.229 sapi dan 5.723 kambing dan domba. Sedangkan tempat penjualan hewan kurban data sementara ada sekitar 73 titik.

“Untuk memastikan hewan kurban yang disembelih baik di RPH maupun di luar RPH sehat, maka Dinas Pertanian menurunkan petugas pemantau dan pemeriksa. Petugas tidak hanya dari Dinas Pertanian dan Pangan, tapi mahasiswa, perhimpunan dokter hewan Indonesia dan paguyuban,” tambahnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *