Terkait tenaga pengajar atau para guru, Bambang menyebut hingga saat ini tenaga pengajar masih menunggu keputusan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Pemkot Semarang nantinya hanya tinggal menerima siapa saja guru yang akan terlibat dalam Sekolah Rakyat termasuk kepala sekolahnya.
“Kalau guru itu rekrutmen Kemensos. Kita hanya terima saja dan memang guru-guru nanti dari Kota Semarang termasuk Kepala Sekolahnya itu nanti salah satu guru di Kecamatan Mijen yang terpilih,” ujarnya.
Bambang mengatakan saat ini proses belajar mengajar memang belum dimulai karena menunggu kelengkapan kuota siswa dan para tenaga pengajar.
“Belum mulai (belajar mengajar) saat ini masih pendataan. Mulainya nanti kami menunggu dari Kemensos. Mudah-mudahan ya dalam waktu dekat sambil menunggu pembangunan yang di Rowosari,” tandasnya. (*)
