Sebelumnya, kunjungan naik Candi Borobudur terjadwal di hari Selasa hingga Minggu untuk wisatawan secara umum dan di hari Senin, khusus untuk kunjungan bagi pelajar sekolah.
“Aktivitas menikmati momen menunggu matahari terbit yang terhenti sejak tahun 2020 ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam menghadirkan kembali salah satu ikon wisata unggulan yang dinanti wisatawan dengan pendekatan yang lebih terkurasi, terbatas dan istimewa, berbasis pada prinsip pelestarian warisan budaya yang tetap terjaga,” lanjutnya.
Febri mengatakan, Borobudur Sunrise memberikan pengalaman yang tak ternilai bagi para pengunjung untuk menyaksikan matahari terbit dari puncak Candi Borobudur. Pemandangan menunggu matahari terbit dengan rona merah jingga yang memerah di ufuk timur, ditemani siluet Gunung Merapi dan Merbabu ini menjadi pengalaman kontemplatif yang mengagumkan.
Dimulai dari kedatangan pengunjung melalui Kantor Unit Borobudur dengan memasuki akses Pintu 7 Taman Wisata Candi Borobudur pada pukul 04.00 WIB. Pengunjung akan mendapatkan sejumlah perlengkapan khusus, antara lain senter, sandal upanat, pemandu wisata, suvenir, dan sarapan spesial di satu-satunya bukit yang berada di kompleks Candi Borobudur, yakni Bukit Dagi.
“Pengunjung bisa menikmati sarapan pagi di Bukit Dagi dengan hidangan otentik lokal nan nikmat sambil menikmati pemandangan Candi Borobudur dan jajaran bukit Menoreh dari kejauhan,” terangnya.
