Pemkot Yogyakarta Simulasikan EWS di Lima Sungai, Pastikan Seluruh Sistem Peringatan Banjir Berfungsi Baik

Dalam simulasi EWS tersebut, salah satu lokasi yang merasakan manfaatnya adalah warga Kali Belik, tempat dimana sistem peringatan dini tersebut telah dipasang sekitar dua tahun lalu.
Hal ini disampaikan oleh salah satu anggota Kelompok Tangguh Bencana (KTB) Kali Belik, Jarwo Kuswanto.

Ia mengungkapkan, pemasangan EWS di wilayahnya berfungsi dengan baik dan sering memberikan peringatan dini ketika debit air meningkat, meskipun banjir besar sudah jarang terjadi.

“EWS ini sudah dipasang sekitar dua tahun. Bunyi peringatannya sering terdengar. Namun sampai saat ini belum pernah terjadi banjir besar di sini,” katanya.

Jarwo menambahkan, sebelum adanya pembangunan talud, wilayah sekitar Kali Belik kerap mengalami banjir setiap kali turun hujan deras.

“Dulu kalau hujan satu jam saja, air bisa naik sampai di atas mata kaki. Tapi sejak ada talut dan embung, sekarang hampir tidak pernah banjir lagi. Debit air rata-rata sekitar 200 meter, tapi masih aman dan tidak sampai meluap ke pemukiman,” ujarnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *