Program Speling Dinilai Efektif untuk Skrining Tuberkulosis di Jawa Tengah

“Kalau program ini bisa dilakukan di seluruh Indonesia, maka masyarakat Indonesia jauh lebih baik dari hari ini. Itu yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui cek kesehatan gratis,” jelasnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, penanganan tuberkulosis menjadi salah satu prioritas nasional. Di Jawa Tengah, Dinas Kesehatan telah meluncurkan program TB Express, yang dalam praktiknya terintegrasi dengan kegiatan Speling dan CKG. Kegiatan tersebut juga melibatkan seluruh Dinas Kesehatan di kabupaten/ kota.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, estimasi kasus tuberkulosis di Jawa Tengah pada 2025 adalah 107.488 kasus. Per 4 November 2025 sudah ditemukan 73.028 kasus atau 68% dari estimasi.

Secara total, program Speling dan CKG telah melakukan pemeriksaan kepada 10.864.676 orang Jawa Tengah. Khusus layanan pemeriksaan tuberkulosis terdapat 5.503.929 orang yang diperiksa. Meliputi pemeriksaan dahak menggunakan Tes Cepat Molekuler (sputum TCM) sebanyak 94.499 orang, dengan rincian hasil pemeriksaan negatif 86.573 orang, pemeriksaan gagal 5.051 orang, TB sensitive obat (SO) 2.605 orang, dan TB resisten obat (RO) 260 orang. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *