UNGARAN, Cakram.net – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Semarang akan melakukan sensus ekonomi tahun 2026 pada Mei-Juli 2025. Masyarakat sebagai calon responden diharapkan memberikan data yang sebenarnya untuk nantinya diolah menjadi data strategis yang akan digunakan oleh pemerintah.
Kepala BPS Kabupaten Semarang, Dewi Tri Rahayuni mengatakan pemerintah ingin melihat lebih cepat mengenai pertumbuhan ekonomi. Sehingga tahun 2025, BPS mulai menyajikan angka pertumbuhan ekonomi per triwulan. “Sebenarnya apa yang diinginkan pemerintah bisa dilakukan BPS, yang penting support datanya,” katanya di Kantor BPS Kabupaten Semarang, Rabu 10 Desember 2025.
Dewi menyampaikan, sensus dilakukan dua tahap, yaitu bulan Mei dengan sasaran perusahaan-perusahaan besar. BPS akan mengirimkan data pertanyaan melalui email untuk dijawab oleh pihak perusahaan. Kemudian Juni-Juli menyasar rumah tangga yang memiliki kegiatan usaha.
“Semua yang terkait dengan kegiatan ekonomi akan kita tanya, variabelnya cukup banyak yang akan ditanyakan. Termasuk omzet, aset, dan lainnya,” jelasnya.
Dewi berharap kepada masyarakat responden bisa menerima petugas sensus dan memberikan jawaban yang benar dan apa adanya.
