UNGARAN, Cakram.net – Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengajak pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Semarang untuk bekerja optimal, kendati ada efisiensi anggaran berupa pengurangan dana transfer dari Pemerintah Pusat.
Hal itu disampaikan Bupati Semarang saat menyaksikan penandatanganan Pakta Integritas pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang Tahu Anggaran 2026 oleh 46 Kepala OPD di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Senin 5 Januari 2026. “Mari Kita tetap bekerja serius meningkatkan mutu pelayanan umum ditengah keterbatasan anggaran,” tegas bupati.
Bupati minta penanganan stunting dan pengembangan ekonomi kerakyatan menjadi prioritas. Sehingga mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang, Rudibdo melaporkan APBD Kabupaten Semarang 2026 mengalami penurunan akibat pengurangan dana transfer Pemerintah Pusat. APBD 2026 tercatat Rp2,40 triliun, turun sebesar Rp384,83 miliar dibanding APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 2,78 triliun. Pendapatan daerah sebesar Rp2,32 triliun rupiah atau turun Rp283,50 miliar dari APBD Perubahan 2025 sebesar Rp 2,60 triliun.
Sedangkan belanja daerah tahun 2026 sebesar Rp 2,40 triliun turun sebesar Rp384,83 miliar dibanding Perubahan APBD tahun 2025 sebesar Rp2,78 triliun. Defisit anggaran 2026 tercatat Rp80,74 miliar.
Untuk menutup defisit anggaran tersebut, ungkap Rudibdo, dipasang prediksi Sisa lebih pengunaan anggaran (Silpa) tahun sebelumnya pada penerimaan pembiayaan sebesar Rp80,74 miliar.
Disampaikan, pada Tahun 2026 disediakan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp112,016 Miliar atau 13,24 persen dibandingkan Pendapatan DAU dan DBH 2026. Jumlah itu sudah melebihi ketentuan peraturan yang berlaku bahwa alokasi ADD minimal 10% dari DAU dan DBH tahun berkenaan.
Pada kesempatan itu, dilakukan juga penandatanganan pakta integritas pelaksanaan APBDes oleh 208 Kepala Desa. Acara ini dihadiri Wabup Semarang Nur Arifah dan Forkompinda.
Ketua DPRD Bondan Marutohening yang hadir pada acara itu menegaskan semua pihak yang telah menandatangani Pakta Integritas dapat mengutamakan semangat anti korupsi “Laksanakan APBD dan APBDes secara akuntabel dan transparan mendukung Kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (rbd)
