Dalam peresmian proyek-proyek 2025, bupati menandatangani prasasti untuk sembilan proyek yang telah selesai dikerjakan, yakni pembangunan jalan dan drainase kawasan kumuh penawangan senilai Rp8,2 miliar dari DAK, penggantian Jembatan Macanan Rp2,5 miliar (Bankeu Provinsi Jawa Tengah); pembangunan RTH Kaliwungu Rp3,7 miliar (APBD Kabupaten Semarang); pengembangan TPS3R Dusun Senden Desa Batur Rp700 juta (Bankeu Prov. Jawa Tengah); pembangunan Ruang Kelas Baru SMP N 02 Bergas Rp1,05 miliar (APBD Kabupaten Semarang). Kemudian pembangunan Gedung Inspektorat Kabupaten Semarang – Rp8,6 miliar (APBD Kabupaten Semarang); pembangunan Puskesmas Pembantu Kupang Ambarawa Rp782 juta (DAK); rehabilitasi Ruang Gizi Rp1 miliar (BLUD); dan Rehabilitasi Gedung CSSD senilai Rp1 miliar (BLUD).
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang, Valeantor Soekendro, melaporkan realisasi fisik kegiatan APBD 2025 mencapai 95,56%, sedangkan untuk realisasi keuangan sebesar 94,78%. Sebanyak 30.689 paket pekerjaan telah dilaksanakan, terdiri dari 642 paket pekerjaan konstruksi dengan total anggaran sebesar Rp228.981.653.799 dan 30.047 paket pekerjaan non-konstruksi dengan total anggaran sebear Rp739.425.455.015.
“Pemkab Semarang juga berhasil menyelesaikan berbagai proyek penting yang meliputi sektor pendidikan, infrastruktur, fasilitas publik, serta peningkatan pelayanan kesehatan,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan sejumlah penghargaan yang diterima Pemkab Semarang sepanjang tahun 2025. Atara lain Indeks Reformasi Hukum (IRH) dengan predikat AA, penghargaan dalam bidang hak asasi manusia, serta prestasi dalam pencegahan gratifikasi dan penyelenggaraan pelayanan publik. (rbd)
