Wujudkan Swasembada Pangan 2026, Dispertanikap Kabupaten Semarang Siapkan Gerdal OPT

Edy mengatakan, target luas lahan pertanian semi organik di Kabupaten Semarang pada tahun 2026 bisa bertambah sekitar 200 hektare. Untuk itu, pihaknya menggandeng Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Semarang. “Untuk memperkuat dan kembali sadar bertani dengan sistem organik butuh jejaring. Makanya kita menggandeng teman- teman NU yang juga sudah mengembangkan di Kabupaten Semarang,” katanya.

Sementara itu, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyatakan model percontohan pertanian organik sudah diterapkan oleh para petani di Desa Ketapang, Kecamatan Susukan. Penerapan pertanian organik tersebut merupakan kerja sama antara NU dengan kelompok tani Al Barokah yang dimotori oleh pak Mustofa.

“Panennya juga cukup menjanjikan, baik dari efisiensi maupun nilai keekonomian beras organik lebih baik,” jelasnya. (rbd)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *