Menurutnya, gerakan serentak ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan komitmen jangka panjang menjadikan Kota Magelang sebagai “rumah” yang indah, rapi, dan sehat. Aksi ini sekaligus mendukung program strategis nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan Presiden RI.
Damar menegaskan, kunci keberhasilan pengelolaan sampah terletak pada kolaborasi. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan gaya hidup minim sampah dari masyarakat. “Kolaborasi adalah kunci. Mari bareng-bareng ciptakan lingkungan yang ASRI,” tambahnya.
Sebagai informasi, kegiatan HPSN digelar serentak di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah dan turut dipantau Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Gerakan ini diharapkan mampu menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus meningkatkan nilai ekonomi sampah melalui penguatan bank sampah di tingkat masyarakat. (*)
