Kapolres juga mengajak masyarakat aktif berperan menjaga keamanan dengan melaporkan aktivitas mencurigakan. “Silakan melapor melalui nomor 110 secara gratis, bahkan tanpa pulsa. Sudah ada tim pengaduan yang dibentuk dan pasti direspons,” tandasnya.
Senada dengan Kapolres, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menekankan pentingnya sosialisasi bahaya petasan, terutama kepada anak-anak dan remaja. “Petasan dapat menyebabkan cedera serius, memicu kebakaran, merusak fasilitas umum, hingga mengganggu ketertiban masyarakat,” katanya.
Selain isu petasan, Bupati juga mengingatkan agar gerakan anti-narkoba terus digencarkan di semua lapisan masyarakat.
Rakor tersebut turut dihadiri Dandim 0714 Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, Kajari Dohar Nainggolan, Kepala PN Kabupaten Semarang Golon Silitonga, Kepala BIN Daerah Kabupaten Semarang, serta dipandu Sekda Valeanto Sukendro. Rapat diikuti para camat dan kepala OPD terkait sebagai langkah memperkuat sinergi menjaga kondusivitas daerah menjelang Ramadan. (rbd)
