Kepala Seksi Dinas Perdagangan, Perindustrian, Pariwisata, dan Tenaga Kerja Prefektur Shiga, Takeshi Tominaga mengatakan, pihaknya melihat potensi kolaborasi jangka panjang, karena kesamaan karakteristik kedua wilayah.
“Dalam kerja sama internasional, salah satu kata kunci penting adalah lingkungan. Jawa Tengah dan Shiga memiliki kesamaan karena sama-sama memiliki danau,” ujarnya.
Takeshi menegaskan, kunjungan itu bukan sekadar seremoni, melainkan langkah awal menuju kerja sama konkret. “Kami telah melihat langsung kondisi di lapangan, dan mendapatkan sejumlah ide untuk ditindaklanjuti bersama,” katanya.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari menambahkan, pembahasan kerja sama mencakup lima klaster utama, yakni pengelolaan sampah dan limbah, konservasi DAS dan danau, pengembangan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan, infrastruktur dan pariwisata air, serta potensi investasi sektor lingkungan dan energi.
“Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan tahap investigasi pendahuluan, pembentukan joint task force (satuan tugas gabungan), serta forum lanjutan sebagai tindak lanjut konkret,” kata Sakina.
