“Anggaran harus digunakan untuk kegiatan yang sustainabel, bukan untuk hal-hal yang tidak perlu. Tidak boleh ada yang main-main dalam pelaksanaan program dan pengelolaan anggaran ini,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Damar mengingatkan agar masyarakat saling peduli terhadap lingkungan, termasuk penanganan sampah yang menjadi isu nasional saat ini, melalui Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah).
Menurutnya, Kota Magelang telah lama berkomitmen pada penataan kota dan lingkungan yang berkelanjutan. “Lingkungan yang bersih, cantik, dan nyaman akan membuat orang datang ke Kota Magelang. Dampaknya ekonomi tumbuh dan UMKM semakin berkembang,” katanya.
Camat Magelang Selatan, Susilo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Magelang dalam Musrenbang Kelurahan Magersari. Menurutnya, kehadiran tersebut menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam mendengar aspirasi warga.
“Usulan warga telah dibahas sejak tahapan Renja RT/RW, pra-Musrenbang, survei, hingga Musrenbang. Harapannya, hasilnya benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Susilo. (rls)
