Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga menyalurkan bantuan kursi roda dan alat bantu dengar dari Dinas Sosial dan BAZNAS. Selain itu, bantuan beasiswa dan jaminan kesehatan khusus disabilitas turut diperkuat.
Deklarasi komitmen menuju Kabupaten Semarang inklusif dibacakan bersama seluruh pemangku kepentingan sebagai wujud tekad kolektif.
Rangkaian acara ditutup dengan penampilan seni inklusif siswa dari berbagai sekolah dan madrasah. Gebyar ini diharapkan menjadi tonggak penting menjadikan Kabupaten Semarang sebagai rumah yang setara dan ramah bagi seluruh anak.(sm)
Halaman: 1 2
