Setali tiga uang, siswa SMK NU Banat Kudus, Hannah Rahmania Putri mengatakan, para siswa tidak hanya belajar desain, tetapi juga mengembangkan produk yang siap dipasarkan. “Untuk semester ini kami sedang mengembangkan beberapa produk, seperti card holder, lanyard, dompet, dan sabuk,” ujarnya.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, pemerintah siap membantu membuka akses pasar internasional bagi produk-produk kreatif, termasuk jasa animasi. Menurutnya, Kementerian Perdagangan memiliki jaringan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di berbagai negara, yang bertugas membantu mempromosikan produk Indonesia ke pasar global.
“Kalau ada produk jasa seperti animasi dari teman-teman SMK ini, kami bisa membantu mempertemukan dengan permintaan pasar di luar negeri,” kata Budi. (*)
