Habis Lebaran, Proyek Dry Port Batang dan Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Digenjot

Kondisi pelabuhan yang ada di Jawa Tengah saat ini masih terbatas untuk menopang logistik sejumlah kawasan industri. Pelabuhan Tanjung Emas sudah beberapa kali diusulkan untuk revitalisasi, sebab kapasitasnya belum mencukupi untuk pergerakan logistik seluruh kawasan industri. Tak pelak, banyak kontainer yang harus dikirim melalui Jakarta atau Surabaya.

“Sejumlah Kawasan industri sudah mulai berkembang, kabupaten/kota juga sudah banyak yang mengajukan kawasan industri. Kalau pelabuhan tidak bisa (menampung), maka kita harus buat dry port,” katanya.

Sebagai informasi, pembahasan terkait pembangunan dry port juga sudah pernah dilakukan dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Dalam pembahasan tersebut, ada beberapa titik yang bisa menjadi alternatif pendirian dry port. Salah satunya Kawasan Industripolis Batang atau Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Dry port tersebut akan terkoneksi dengan dry port yang rencananya juga ada di Kendal. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *