Jateng Siaga Mudik 2026, Ratusan Puskesmas dan Klinik Beroperasi 24 Jam

Selain mengoptimalkan posko dan fasilitas kesehatan, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi dan kru angkutan di seluruh Terminal Tipe B. Pemeriksaan meliputi pengecekan gula darah, tekanan darah, serta tes narkoba.

Dengan dukungan tenaga medis serta sarana dan prasarana yang memadai, diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih tenang dan terlindungi. “Karena kalau mereka mungkin kelelahan, tensinya tinggi, atau gula darahnya tinggi, itu berbahaya sekali, maka dilakukan cek. Ini nanti diintegrasikan dengan cek kesehatan gratis (CKG) yang untuk penumpang,” ungkap Yunita.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengaktifkan Public Safety Center (PSC) 119 yang siap memberikan layanan cepat tanggap darurat kesehatan, khususnya di daerah-daerah rawan kemacetan, bencana, dan wilayah perbatasan. Dengan menghubungi call center tersebut, masyarakat yang mengalami kendala kesehatan dapat segera dihubungkan dengan fasilitas kesehatan terdekat.

“Misal ada kecelakaan, ambulans bisa langsung datang dan kemudian korban bisa dibawa ke faskes terdekat dan harapannya bisa segera dibantu,” beber Yunita.

Menurut dia, selain kesiapan posko dan fasilitas layanan kesehatan, perilaku hidup sehat masyarakat juga perlu diperhatikan. Oleh karena itu, pihaknya memberikan sejumlah imbauan kepada para pemudik.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *