Pertama, pemudik diimbau tidak memaksakan diri ketika merasa lelah selama perjalanan. Kedua, pemudik diminta memastikan asupan makanan cukup dan memilih makanan yang higienis untuk menghindari penyakit seperti diare.
“Terus jangan lupa bawa air putih. Kalau membawa anak-anak pada saat mudik tentu juga harus menyiapkan makanan yang dibutuhkan. Siapa tahu ada kemacetan, kelambatan. Nah, tentu ini diantisipasi oleh keluarga-keluarga pemudik di Jawa Tengah,” imbuh Yunita.
Ia menekankan, berbagai kesiapan tersebut merupakan arahan langsung dari Gubernur Ahmad Luthfi agar masyarakat dapat menjalani mudik dengan aman, nyaman, sehat, dan selamat. “Tentu tadi persiapan-persiapannya harus diperhatikan, dan kalau mau mudik badan harus sehat ya, jangan pulang dalam keadaan sakit supaya nanti di perjalanan juga nyaman, aman dan selamat sampai tujuan,” pungkasnya.
Pada momen berbeda, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meminta kepada pengemudi yang hendak melakukan perjalanan mudik lebaran, agar memastikan kesehatannya dalam kondisi fit. “Kesehatan harus dipastikan aman, karena perjalanan jauh. Jadi kesehatan harus dilakukan pengecekan,” kata Taj Yasin, saat meninjau pelaksanaan Layanan Masyarakat Menyambut Mudik Lebaran 2026 di Terminal Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, belum lama ini.
Sosok yang akrab disapa Gus Yasin ini mengatakan, kondisi kesehatan pemudik harus dipastikan aman, karena menempuh perjalanan jauh. Bisa jadi fisik yang kelelahan akan mengalami penurunan energinya. Sehingga diperlukan pengecekan kesehatan. Karenanya, Pemprov Jateng juga telah melakukan pengecekan kesehatan para pengemudi maupun kru bus di sejumlah terminal.
