Buka PADI 2026, Taj Yasin Ajak Petani Muda Jateng Adopsi Teknologi Digital

“Harapannya, para wisatawan yang datang ke Jawa Tengah bukan hanya sekadar menikmati wisata alam, tetapi juga melihat dan merasakan hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan kita,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares mengatakan, jumlah petani milenial di wilayahnya mencapai 625.000 orang atau 14,25 persen. Adapun total petani di Jawa Tengah mencapai 4,2 juta orang.

Karena itu, pihaknya mendorong para petani untuk menerapkan teknologi pertanian yang lebih efektif, seperti penggunaan Internet of Things (IoT), serta integrasi dengan sektor peternakan melalui konsep integrated farming. Selain itu, pihaknya juga memiliki Balai Mekanisasi Pertanian, yang bertujuan meningkatkan efisiensi melalui penggunaan alat dan mesin pertanian, mulai dari cultivator hingga drone tani.

“Walaupun jumlahnya masih sedikit, sudah ada yang mulai menerapkan, dan kami terus mendorong pemanfaatan teknologi pertanian yang lebih luas,” jelasnya.

Ketua Panitia PADI 2026, Abdul Rosyid mengatakan, potensi petani muda di Jawa Tengah sangat besar. Karena itu, dia mengajak generasi muda untuk tidak ragu terjun ke sektor pertanian.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *