Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Mahasiswa Terjun Langsung Bangun Jawa Tengah

Dia mencontohkan, penanganan bencana yang kerap terjadi di Jawa Tengah, juga butuh kehadiran langsung para mahasiswa. Kehadiran mereka langsung di tengah masyarakat, menjadi ukuran nyata sebuah pergerakan.

“Kalau tidak terlibat, Anda hanya menonton perubahan. Pergerakan itu harus hadir di tengah masyarakat,” kata Luthfi.

Dia bahkan mendorong kader PMII untuk turun langsung ke lokasi bencana, sebagai bagian dari kontribusi sosial, sekaligus memperkuat peran organisasi dalam kehidupan masyarakat. “Semakin kotor Anda bersama kami di lapangan, semakin berhasil pergerakan itu,” ujarnya, disambut riuh ratusan peserta PMII Jateng.

Luthfi menegaskan, pembangunan Jawa Tengah hanya bisa berhasil jika seluruh elemen bergerak bersama. Dia juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya, bagi masyarakat dan organisasi kepemudaan. “Rumah Gubernur adalah rumah rakyat. Siapa pun boleh datang kapan saja,” ucapnya.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) PMII, Fathan Subkhi menyatakan, usia PMII yang telah mencapai 66 tahun, menuntut kontribusi nyata dari kader dan alumni. “PMII sudah cukup dewasa. Maka kita harus bicara tentang kontribusi, peran, dan partisipasi dalam pembangunan bangsa dan negara,” kata Fathan.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *