“Masyarakat desa itu banyak yang belum pernah ketemu dokter spesialis. Maka, para dokter spesialis keliling ke desa-desa,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, gubernur juga secara tegas meminta Kadin mengoptimalkan program CSR, untuk membantu masyarakat miskin ekstrem di seluruh kabupaten/kota. “CSR-nya digunakan untuk membantu yang miskin ekstrem di wilayah kita. Kalau tidak kita keroyok ramai-ramai, Jawa Tengah akan begitu-begitu saja,” beber Luthfi.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung program pemerintah. “Kami berharap Kadin sebagai mitra strategis pemerintah, bisa terus mendorong dan membantu program-program pemerintah provinsi, termasuk dalam mengentaskan kemiskinan,” ujarnya.
Dengan kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah dan dunia usaha, upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah diharapkan berjalan lebih cepat, terarah, dan berkelanjutan. (*)
